Suasana Lebaran Di Perantauan? Inilah Hal-Hal Yang Akan Kamu Rindukan

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”12207″
data-slug=””>

5
/
5
(
4

votes

)

Idulfitri merupakan momen yang membahagiakan sebab saatnya merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Idul fitri akan sangat berkesan jika mampu dirayakan bersama keluarga. Namun, terkadang beberapa kondisi mengharuskan kita lebaran di perantauan.

Jika kondisi itu terjadi pada kita, maka kita harus mampu menyikapinya dengan baik. Sehingga, nantinya tidak mencicipi kesedihan saat idul fitri tiba. Meski di tanah rantau, kamu tetap harus berbesar hati merasa senang atas kedatangan hari nan suci ini.

Baik kau lajang ataupun sudah berkeluarga, mungkin akan merasakan perbedaan ketika berlebaran di kampung halaman dan perantauan. Memang ada sedikit rasa sedih, tapi kau dilarang terlarut dalam kesedihan. Inilah hal-hal yang harus kamu lakukan saat lebaran di perantauan!

Bagi Lajang

Idulfitri di Perantauan, foto: ceritamedan.com

Bagi kau yang masih lajang dan belum mampu pulang ketika idul fitri, kamu bisa lebih bebas dalam beraktivitas di tanah rantau. Mungkin kamu akan mencicipi kesepian alasannya adalah sebagian teman-sobat kos kau pulang ke kampung halaman masing-masing.

Pada malam takbiran, pergilah ke masjid atau mushola terdekat. Namun, sesuaikan juga dengan kegiatanmu alasannya adalah bila bekerja sebagai reporter yang mana membuat kau menawarkan laporan. Pokoknya sesuaikan dulu dengan agenda kerjamu.

Jika lagi gak ada aktivitas di malam lebaran, berbaurlah bersama warga sekitar. Pergi ke masjid atau mushola ikut bertakbir. Jangan lupa keluarkan zakat fitrah untuk menyempurnakan puasa dan melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim.

Tidak Bisa akan Bersama Keluarga, foto: islamidia.com

Berbaur dan berkenalan bersama masyarakat setempat, berbicara tentang tradisi idul fitri disana. Apa saja kegiatan warga dalam menyambut idul fitri, larutlah bersama mereka. Jangan hanya meratapi nasib alasannya tidak mampu pulang, bersenang-senanglah tutupi kesedihanmu.

Dengan kau ikut dalam setiap aktivitas bersama warga, hatimu menjadi lebih bahagia dan tentram. Setelah sholat ied, raih handphone kau minta maaf pada orang bau tanah. Lakukan video call kalau perlu, sehingga lebih puas dalam mengobrol.

liburan bersama sahabat dekat, foto: kaskus.id

Selain berinteraksi dengan warga sekitar, datanglah ke acara yang dibentuk oleh perusahaanmu. Ikuti semua acara idul fitri yang perusahaan buat. Jadi, kau takkan kesepian selama momen lebaran. Lalu, kunjungi pula rumah rekan kerjamu untuk silaturahmi dan mencicipi masakannya.

Lebaran di perantauan tidak sesedih yang kamu bayangkan bila melakukan hal-hal tersebut. Kamu justru mampu lebih mengenal budaya dan tradisi di tanah rantau. Selain itu, juga menambah sahabat atau teman.

Bagi Beluarga Baru

keluarga gres di tanah rantau, foto: muklason.files.wordpress.com

Sedangkan bagi kau yang gres membina keluarga gres dan tahun ini tidak bisa pulang kampung saat lebaran, juga dihentikan berkecil hati. Ada banyak aktivitas untuk dilakukan. Lebaranmu pun sudah mempunyai sahabat jikalau dibandingkan mereka yang lajang.

Ketika sulit menerima cuti lebaran, kau justru lebih bisa merasakan keintiman kekerabatan bersama keluarga kecilmu. Malam lebaran, mungkin menciptakan rindu akan desa tercinta. Tapi, dikala malam lebaran itu kamu mampu merancang kegiatan bersama pasangan atau keluarga kecil.

Di malam idul fitri, sehabis magrib pergilah ke mushola atau masjid setempat. Serahkan zakat fitrah keluarga kecilmu, ikuti takbir bersama warga sekitar. Jika ada takbir keliling, ikutilah niscaya akan lebih seru. Ramai-ramai mengeliling satu tempat ke kawasan lainnya sambil mengumandangkan takbir.

Tidak Bisa Bertemu dengan Keluarga, foto: tarrykitty.com

Suasana lebaran tentu semakin terasa, kamu takkan merasakan kesepian. Keesokan paginya sholat idul fitri di kawasan terdekat. Kemudian, telpon keluarga di rumah untuk meminta maaf atau sungkeman. Setelah itu, berkunjung ke rumah tetangga terdekat kontrakan.

Lalu, bersilaturahmi ke sanak saudara atau rekan-rekan kerja yang rumahnya di kota perantauan. Selain bersilaturahmi, kamu akan menerima masakan khas lebaran pula. Rencanakan juga ke daerah-daerah wisata erat kawasan tinggalmu.

Walaupun lebaran di perantauan, kamu juga mesti menyediakan masakan suguhan lebaran. Kue-kudapan manis kering serta perbanyak stok masakan lainnya. Sebab, selama beberapa hari atau seminggu lebih toko-toko dan warung-warung tutup.

merayakan lebaran dengan sahabat-teman dekat, Foto: cakshon.com

Cara lainnya untuk mengisi waktu luang, sediakan buku atau game favorit kau. Nikmati bersama keluarga kecilmu dan bersenang-senanglah. Walaupun tetap ada kesedihan, tapi sibuklah menyenangkan diri dengan kebahagiaan perayaan idul fitri.

Setelah membahas tips merayakan idul fitri di tanah rantau, kalian mungkin akan merindukan beberapa hal berikut ini!

Hal Yang di Rindukan

Tidak Bisa Sungkeman Ke Orang Tua

Sungkem Lebaran, foto: percikaniman.id

Momen pertama yang akan sangat dirindukan oleh anak rantau adalah tradisi sungkeman dengan orang renta. Jika biasanya selepas sholat ied, kau eksklusif sungkeman pada orang tua, kakek-nenek, saudara serta kerabat lain. Namun, saat di perantauan itu tidak bisa dilakukan.

Kenangan tersebut memang tidak bisa dilakukan dan pastinya menciptakan kau baper, tapi tetap dapat diakali. Lakukan video call dengan orang bau tanah atau kerabat dekatmu. Maka, kerinduanmu akan sedikit terobati.

Makan Bersama Keluarga Hidangan Khas Idulfitri

Makanan Khas Idulfitri, foto: masakanpraktisrumahan.com

Selepas sungkeman, selanjutnya ada makan bersama semua keluarga. Momen ini tentu sangat kau rindukan. Selain mencicipi makanan lezat buatan ibu, juga mengobrol, bercanda dan berfoto. Sementara saat lebaran di perantauan, kamu takkan mengalami hal itu.

Tak Bisa Reuni

Reuni Dengan Teman Lama, foto: idntimes.com

Selain sungkeman, momen lebaran biasanya dijadikan sebagai ajang reuni. Kalau tidak bisa mudik, maka takkan mengikuti kegiatan tersebut. Keinginan bertemu dengan sobat-sahabat usang menjadi kandas alasannya masih nyangkut di tanah rantau.

Saat sudah tahu akan berlebaran di tanah rantau, siapkanlah hatimu. Rancang kegiatan sebaik mungkin supaya tidak kesepian. Jalani perayaan idul fitri dengan semangat. Jangan lupa keluarkan zakat fitrah, melaksanakan sholat idul fitri serta menyambung tali silaturahmi dimanapun berada.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni