Surabi Bandung, Kuliner Tradisional Indonesia Yang Terkenal Di Bandung

Surabi Bandung merupakan camilan tradisional Indonesia yang melegenda dan sudah terkenal sejak zaman dulu. Nama surabi sendiri berasal dari bahasa Sunda ialah “sura” yang berarti besar. Padahal, kuliner khas yang sudah terkenal dan tersebar di beberapa wilayah ini memiliki bentuk bulat dan kecil.

Surabi merupakan camilan tradisional Indonesia yang melegenda dan sudah terkenal sejak zaman dulu. Nama surabi sendiri berasal dari bahasa Sunda yaitu “sura” yang berarti besar.
Surabi Bandung. Image via: reddoorz.com

Sebenarnya bukan hanya terkenal di Bandung, surabi juga populer di pulau Jawa. Salah satunya surabi Solo. Tentu saja terdapat perbedaan dari kedua wilayah ini. Surabi Bandung, populer dengan dagingnya yang tebal, sedangkan surabi atau srabi Solo dagingnya lebih tipis dan bahkan mampu digulung.

Pembuatan Surabi

Surabi Bandung, berbahan dasar tepung beras yang terkadang dicampur dengan tepung terigu. Bahan campuran lainnya ialah santan kental. Inilah yang menciptakan jajanan pasar berbentuk seperti pancake ini terasa gurih dan sedikit elok.

Selain itu, pada proses pembuatannya pun surabi ditambahkan dengan parutan kelapa. Adonan yang sudah tercampur dimasak disebuah cetakan kecil berupa tungku dari tanah liat. Untuk menjaga cita rasa yang tradisional, proses memasak Surabi Bandung ini dilakukan di atas arang.

Cetakan dari Tanah untuk surabi bandung tetap dipertahankan karena diyakini mempengaruhi citarasa.
Cetakan dari Tanah. Image via: joglopark.com

SImak juga: 11 lokasi masakan keren di Bandung

Pada dasarnya, Surabi Bandung ini disajikan dengan kuah atau kinca yang berasal dari gula jawa, atau diberi cuilan kecil dari oncom untuk menambah rasa pedas. Tapi kini, tidak hanya dua rasa tersebut yang mampu anda nikmati.

Sekarang terdapat varian rasa lainnya yang sudah diinovasikan untuk menciptakan jajanan pasar ini tidak dipandang sebelah mata. Pengunjung mampu memilih topping komplemen untuk surabi Bandung yang dipesan. Mulai dari cokelat, strawberry, susu, sampai ayam, mayonnaise dan durian.

Sejarah Surabi

Ada beberapa kemungkinan ihwal dari mana kudapan manis serabi ini berasal. Kalau dilihat dari penampakannya sekilas kudapan manis serabi ini memang mirip dengan Pancake yang merupakan kudapan manis khas Belanda. Ini mampu saja terjadi karena Belanda memang pernah menjajah Indonesia dalam jangka waktu yang cukup usang.

Suurabi bandung penampilannya mirip Pancake, sehingga bnayk yang menduga surabi adalah adaptasi lokal dari pancake.
Mirip Pancake Belanda. Image via: panganlanngombe

Hanya saja jikalau Pancake memang memakai materi berupa terigu, telur dan susu. Sementara Serabi memakai materi asli Indonesia yakni tepung beras dan santan kelapa. Walaupun ada juga yang mencampur tepung beras dengan tepung terigu dengan komposisi yang seimbang.

Ada lagi yang mengira dari bahan dasar pembuatannya, bahwa Serabi ini mirip dengan kudapan manis apem yang ada di India. Apalagi ditambah fakta bahwa di Jawa juga ada kue apem yang seperti dengan kue serabi hanya saja kalau kudapan manis apem mayoritas rasa anggun dari gula merah sehingga warnanya pun menjadi kecoklatan.

Dahulu bangsa India memang banyak yang datang ke Nusantara untuk berdagang. Di dikala itulah mereka menyebarkan kebudayaan kulinernya. Kuliner ini kemudian disesuaikan dan dimodofikasi dalam soal rasa dan bahan dasar pembuatannya seperti halnya kuliner asing lainnya.

Di Sunda, “serabi” sering disebut sebagai “surabi’. Dalam bahasa Sunda, Sura artinya besar. Jadi bisa juga surabi ini dianggap sebagai kuliner besar yang disajikan bagi para pembesar atau disajikan hanya pada ketika hari-hari besar saja.

Rekomendasi Lokasi Surabi Bandung

  1. Surabi Imut

Warung Surabi Bandung Imut terkenal juga sebagai pelopor modifikasi surabi, menjadikan makanan tradisional ini punya citarasa yang lebih terasa modern.
Surabi Imut. Image via: traveloka.com

Simak juga: Mie Aceh yang kaya rasa

Berlokasi di depan National Hotel Institute (NHI), atau Sekolah Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB) dikala ini, Surabi Imut ini sering juga disebut Surabi Enhaii. Warung Surabi Imut populer juga sebagai penggerak modifikasi surabi, menyebabkan masakan tradisional ini punya citarasa yang lebih terasa modern.

Yang terang, dari dua varian rasa, warung Surabi Imut kini sudah punya 23 rasa-rasa surabi Bandung. Belum keragaman lagi topping yang ditawarkannya. Tak heran, Surabi Imut bisa diterima dan disukai bahkan oleh wisatawan mancanegara sekalipun.

Alamat: Jl. Setiabudhi No.194, Hegarmanah, Cidadap, Kota Bandung

Jam Buka

Sabtu – Kamis: 13.00 – 22.30 WIB

Jumat: 14.00 – 22.30 WIB

  1. Surabi Cihapit

Warung surabi Bandung ini tenar berkat nama jalan lokasinya. Tapi apalah arti nama jikalau tanpa hal nyata, dan kenyataannya memang Surabi Cihapit punya rasa yang susah dicari tandingannya.

Yang paling jempolan dari Surabi Cihapit ini yakni surabi oncomnya. Tingkat kepedasannya pas, dengan materi dasar oncom yang sudah yummy dari asalnya. Surabi Bandung polos atau originalnya juga tak kalah enak.

Yang paling jempolan dari Surabi Bandung Cihapit ini adalah surabi oncomnya. Tingkat kepedasannya pas, dengan bahan dasar oncom yang sudah enak dari asalnya.
Surabi Cihapit. Image via: travelndate.com

Kalau Pengunjung suka rasa tradisional, komplemen santan dan kincanya terperinci bikin rasa Surabi Cihapit ini makin nikmat. Tapi bila Pengunjung mau coba-coba rasa surabi yang lebih modern, mampu pesan topping susu, coklat, keju, atau yang lain-lain

Alamat: Jl. Cihapit No.36, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung

Jam Buka

Senin – Sabtu: 06.00 -11.00 dan 15.00 – 21.00 WIB

Minggu: 06.00 – 11.00

  1. Serabi Kinca Suji – Eka Rasa

Surabi Eka Rasa ini terkenal akan ciri khas aroma pandannya. Dibanding surabi Bandung yang selama ini Pengunjung pernah coba, Surabi Eka Rasa mampu jadi surabi dengan aroma pandan yang paling besar lengan berkuasa. Kaprikornus selain aroma, citarasa makanan yang dihadirkan di warung surabi ini juga jempolan, pastinya.

Yang istimewa lagi, Surabi Eka Rasa punya tekstur yang kenyal dan lembut. Perpaduan ini lumayan susah dicari di warung surabi-surabi lain. Gulanya juga melengkapi dengan rasa anggun yang pas. Sepertinya Pengunjung takkan cukup dengan satu porsi surabi Bandung di sini.

Serabi bandung dengan kuah Kinca Suji – di warung Eka Rasa.
Serabi Kinca Suji – Eka Rasa. Image via: @SerabiKincaSuji

Simak juga: Pempek Palembang, Icon Kota Plembang

Alamat: Jl. Burangrang No.45, Malabar, Lengkong, Kota Bandung

Jam Buka

Senin – Sabtu: 07.00 – 18.00 WIB

Minggu: 09.00 – 17.00 WIB

  1. Tenda Surabi Durian

Sesuai namanya, yang jadi andalan di sini yaitu surabi Bandung dengan topping saus durian. Bayangkan saja, surabi yang kenyal dan lembut dengan siraman saus durian melimpah yang legit dan kental. Jangan lupa taburan keju yang banyak diatasnya.

Tapi bila bukan penggemar durian, Pengunjung masih mampu pesan surabi Bandung dengan topping cokelat, oncom, telur, atau yang lain di warung surabi ini. Ditambah keju sekalian juga boleh.

Alamat: Pasteur, Sukajadi, Kota Bandung

Jam Buka: 06.00 – 23.00 WIB

  1. Pondok Surabi

Yang khas di Pondok Surabi, yang Pengunjung tak bisa temukan di tempat-kawasan lain adalah kismis susu. Kombinasi rasa kismis dan susu yang kental di mulut bakal bikin Pengunjung tak puas hanya sekali saja mampir ke warung Pondok Surabi.

Surabi bandung dengan toping cucu coklat dan keju adlaah varian baru yang dibuat untuk menarik minat generasi muda
Surabi Coklat Keju. Image via: @sandrawidyapurwani

Lokasi ini juga menyediakan surabi Bandung dengan varian rasa yang lain masih banyak. Bahkan surabi kismis susu ini tampilannya sederhana banget, nyaris kurang menarik. Tapi di balik penyajian sederhana itu, tersimpan citarasa yang menggugah.

Alamat: Jl. Terusan Jakarta No.79A, Cicaheum, Kiaracondong, Kota Bandung

Jam Buka: 16.00 – 23.00 WIB

  1. Surabi Radja

Surabi Radja punya dua lokasi warung surabi. Kaprikornus jika warung surabi Bandung yang satu terlalu ramai, Pengunjung bisa meluncur ke lokasi warung surabi yang satunya lagi. Memang surabi ini sangat populer sampai ke luar Bandung.

Surabinya yang lembut dan lumer di lisan niscaya tak mudah dilupakan siapapun yang sempat merasakan. Surabi Radja tersedia dalam tiga varian rasa saja.

Yang pertama, surabi biasa. Yang kedua, surabi Bandung dengan satu jenis topping. Yang kedua yaitu surabi dengan dua jenis topping dan masih ada telur. Bila Pengunjung sudah mencoba salah satunya sekali saja, dijamin takkan lupa rasanya.

Alamat : Jl. Margahayu Raya Bar. No.16, Margasari, Buahbatu, Kota Bandung

Jam Buka: 06.30 – 9.30 WIB dan 16.30 – 21.00 WIB (Senin – Minggu)

  1. Surabi Ternate

Menu Milenial, Surabi Bandung toping Oreo di Surabi Ternate
Menu Milenial, Surabi Oreo. Image via: @surabiternate

Simak juga: Ukuran Raksasa Sate klatak Jogja

Surabi Ternate ini populer juga dengan namanya yang lain, Surabi Arab. Surabi Arab ini maksudnya ialah Surabi Ala Remaja Bandung. Surabi Bandung ini memiliki ciri khas berupa Ukurannya yang jumbo. Selain ukuran, Surabi Ternate punya varian rasa tradisional dan adonan.

Surabi Bandung tradisionalnya antara lain surabi oncom atau surabi kinca. Kalau surabi Istimewa atau campurannya bisa berupa perpaduan mayonaise pedas cantik dengan oncom. Dan masih banyak lagi varian rasa lain yang layak dicoba, Pengunjung.

Alamat: Jl. Ternate No.10, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung

Jam Buka: 15.00 – 22.00 WIB

  1. Surabi Braga

Warung surabi yang diberi nama sesuai dengan jalannya ini memperlihatkan varian surabi yang beragam. Ada surabi spesial elok, surabi oncom, surabi anggun, surabi asin, dan masih ada varian lagi yang beragam dari rasa-rasa ini.

Kalau Pengunjung suka bereksperimen dengan rasa-rasa surabi yang lebih modern, Surabi Bandung Braga ini bakal cocok dilidah. Apalagi dengan topping yang pilihannya juga seakan tak habis-habis.

Alamat: Jl. Suniaraja, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung

Jam Buka: 18.00 – 02.00 WIB

  1. Surabi Durian Geboy

Yang khas, dari surabi bandung di warung Durian Geboy adalah manisnya disajikan dengan kinca, sedangkan surabi asinnya dengan topping oncom
Surabi Durian Geboy. Image via: klikhotel.com

Surabi Durian Geboy ini tersebar di beberapa cabang, dan bahkan di beberapa kota. Sudah terkenal menjadi tempat nongkrong yang asik, Pengunjung bahkan mampu mendapati menu bakso di warung Surabi Durian Geboy.

Surabi Bandung yang dibentuk dari campuran santan kelapa dan tepung beras ini memang jajanan khas tradisional, tapi Pengunjung mampu mampu yang beda di warung surabi ini. Yang khas, surabi manisnya disajikan dengan kinca, sedangkan surabi asinnya dengan topping oncom.

Alamat: Jl. Abdul Rahman Saleh No.66, Husen Sastranegara, Cicendo, Kota Bandung

Jam Buka: 11.00 – 02.00 WIB

Itulah beberapa rekomendasi surabi Bandung yang enak di Bandung.  Yang pas untuk dijadikan makanan ringan malam. Jika sedang berkunjung ke Bandung, pastikan lengkapi pengalaman wisata dengan mencoba masakan Surabi ini.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni