Wisata Gua Selomangleng

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”7764″
data-slug=””>

5
/
5
(
2

votes

)

Lokasi: Jalan Selomangleng, RT.08/RW.02, Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64115

Map: Klik Disini

HTM: Rp. 4.000 Dewasa dan Rp. 2.500 Anak Anak

Buka Tutup: 07.00 – 17.00

Telepon: 0812-3141-4655

Wisata alam Indonesia terdiri dari banyak sekali macam rupa. Mulai dari pantai, pegunungan, perkebunan, gua, gerojokan, sumber mata air dan masih banyak lainnya. Bukan hal yang mengherankan jikalau Bumi Pertiwi memiliki aneka macam daerah indah.

Tiap daerah bagian dari Nusantara mempunyai keindahannya masing-masing. Keindahan ini mampu berupa keindahan adat istiadat maupun keindahan alamnya. Semua terhimpun menjadi satu dan tentu harus dijaga dengan baik supaya selalu lestari.

foto by instagram.com/maulanalubin

Keindahan adalah hal yang disukai semua orang. Namun suatu yang indah akan menjadi luruh kalau tidak dijaga dengan baik. Tak terbayang jika keindahan alam Indonesia tidak dijaga dengan baik. Namun ini ternyata sudah terbukti. Banyak daerah wisata alam indah di Nusantara mulai hilang nilai keindahannya.

Bukan rusak secara alamiah, namun karena ulah tangan-tangan jahil. Banyak sekali cara merusak keindahan alam, salah satunya membuat sampah sembarangan. Kelihatannya kebiasaan jelek di masyarakat ini sudah mendarah daging dan hanya beberapa orang yang sadar jikalau perbuatan tersebut sangat jelek.

foto by instagram.com/kedirikadiri

Namun kita tidak akan membahas hal itu, melainkan hanya sebagai pembuka saja. Kali ini kita akan membahas daerah wisata alam dari kota Tahu, yaitu Kediri. Sebenarnya aneka macam keindahan dari kabupaten yang berada di Jawa Timur ini. Namun ada satu objek wisata alamnya yang menarik perhatian untuk dibahas lebih mendalam, yakni Gua Selomangleng.

Sejarah Legenda

Gua Selomangleng mempunyai arti dan berasal dari 2 kata adalah Selo dan Mangleng. Arti kata Selo yaitu watu, sedangkan Mangleng yaitu menggantung. Jadi nama dari gua ini mampu diartikan sebagai watu yang menggantung.

Menurut legenda, gua ini merupakan daerah pertapaan Dewi Kilisuci yang merupakan Putri mahkota Raja Airlangga. Putri ini dulu pernah menolak mendapatkan tahta kerajaan yang diwariskan kepadanya dan lebih menentukan menjauhkan diri dari kehidupan dunia. Putri ini lebih memilih melakukan Tapa Brata di gua ini.

foto by instagram.com/bonakelana

Jika kita mengaca dari sejarah dari Goa Selomangleng ini. Tentu banyak berpikir bahwa aneka macam cerita misteri dari gua ini ataupun jikalau kita berbicara mengenai mistis maka ada beberapa kata yang selalu muncul di benak kita yaitu diam-diam pesugihan.

Entah ada aktivitas tersebut di gua ini atau tidak, belum diketahui secara niscaya sebab tidak ada gosip mengenai hal itu.

Tapi yang terang kita sebagai masyarakat intelektual seharusnya mengetahui bahwa semua tempat wisata sejarah menjadi indah karena sejarah yang didalamnya. Karena cerita yang ada didalamnya, bukan sebab cerita-kisah misteri ataupun mistis. Semua akan lebih indah kalau ditanggapi sebagai ilmu pengetahuan.

Kondisi Lokasi

Setiap gua tentu memiliki bentuk arsitektur yang berbeda, tak terkecuali Gua Selomangleng. Gua ini tidak terlalu menjorok sehingga memudahkan para pengunjung untuk menyusuri isinya.

Cahaya matahari menerobos di sela-sela bebatuan membuat bagian dalam gua ini tampak samar-samar sehingga relief yang menghiasi dinding gua tampak begitu eksotis. Batu andesit hitam berukuran besar merupakan struktur dari gua ini.

foto by instagram.com/ulibramantio

Bagian dalamnya sudah menghitam dan mungkin saja bukan terjadi secara alami, melainkan terpapar asap dupa dari abad ke era, sehingga membuat relief relief dinding semakin samar.

Banyak sekali relief yang ada di dalam dinding gua Selomangleng. Namun belum diketahui secara pasti mengenai detail isu dari tiap relief tersebut. Padahal relief menggambarkan sebuah kisah yang mempunyai makna tersendiri dan tentu Ini yakni sebuah ilmu. Ilmu mengenai sejarah daerah itu ataupun sejarah dibentuknya relief tersebut.

Ada salah satu relief yang sangat menonjol di gua ini, yaitu penampakan seorang wanita cantik yang sedang bertapa. Relief ini menggambarkan seorang perempuan yang tengah bersila di antara dua ruangan yang berada di sebelah kanan dan kirinya. Bisa jadi perempuan ini ialah penggambaran dari Sang Dewi.

foto by instagram.com/sissysaraswati

Bagian dalam gua terdiri dari tiga bab ialah ruang persembahan, ruang pertapaan dan ruang satunya belum diketahui secara niscaya sebagai ruang apa. Ruang persembahan sendiri dipakai untuk meletakkan sesaji dan dupa, sedangkan ruang pertapaan digunakan untuk bertapa.

Ketika memasuki pintu Gua Selomangleng ini aroma harum bunga dan dupa akan pribadi merambat masuk ke indra penciuman. Pada saat tertentu ada beberapa penganut kearifan lokal yang sangat menjunjung tinggi keberadaan gua ini dan itu merupakan bentuk penghormatan. Merekalah yang memperlihatkan dupa dan bunga di dalam gua ini.

Ada Yang Unik

foto by instagram.com/sissysaraswati

Jika berada di luar Gua Selomangleng maka wisatawan akan mampu melihat bongkahan kerikil yang seolah awut-awutan dan diantara kerikil tersebut ada beberapa batu dipahat dan masih belum diketahui secara niscaya arti pahatan tersebut.

Rute Menuju Lokasi

Alamat objek wisata alam dan sejarah di Kediri ini berada di Jalan Selomangleng, RT.08/RW.02, Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri bersahabat Tulungagung. Jika ingin berkunjug ke destinasi wisata alam Kediri ini cukuplah mudah.

Rute menuju ke lokasi Gua Selomangleng kalau diawali dari alun-alun kota Kediri, maka eksklusif menuju ke arah Barat. Arah ini akan melewati Sungai Brantas. Sesampainya di sungai tersebut, silahkan lurus saja hingga ke Terminal Kediri.

Sesampainya di terminal, ambil arah kanan dan lurus saja hingga menemukan perempatan. Perempatan ini berjulukan perempatan Sukorame.

Dari sini ambil kiri dan lurus terus hingga sampai di daerah wisata Gua Selomangleng. Jika masih resah, maka silahkan memakai aplikasi GPS, sebab lokasi wisata ini sudah tersedia di peta online.

foto by instagram.com/kafa_oktovian

Harga Tiket Masuk

Dulu tidak ada biaya tiket masuk bila ingin memasuki objek wisata alam di Kediri ini. Namun ketika ini ada biaya tiket masuk. Biayanya sendiri terbilang masih terjangkau. Untuk orang akil balig cukup akal dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp. 4.000 dan Rp. 2.500 untuk anak-anak.

Banyak Kuliner

Tidak perlu khawatir kalau perut mulai meronta-ronta, alasannya adalah di lokasi wisata ini banyak penjual masakan. Banyak sekali pilihan kuliner yang dapat dipilih, mulai dari mie ayam, soto, mie instan, nasi goreng dan masih banyak lainnya.

foto by instagram.com/adityarevianur

Jika ingin mencicipi kuliner khas Kediri maka silahkan pergi ke pusat kota, alasannya di sana lebih banyak yang menjual. Makanan khas Kediri paling dicari wisatawan yaitu Nasi Pecel dan biasanya oleh-olehnya yakni tahu kuning. Berikut gambar foto nasi pecel khas Kediri.

Saran Wisata

Gua Selomangleng merupakan salah satu situs purbakala yang tentu harus dilestarikan. Dilestarikan karena nilai sejarahnya bukan alasannya hal lain.

Menjaga kebersihan ketika mengunjungi gua ini ialah hal wajib dilakukan dan sebisa mungkin jangan mencorat-coret watu di gua ini karena itu ialah perbuatan yang sangat tidak baik.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni